Konsultasi

Silahkan, kalau ada tema2 yang ingin didiskusikan atau konsultasikan:

  1. November 21, 2007 at 9:13 pm | #1

    Apa benar, structure finance product punya kemiripan dengan islamic capital market product?
    dari sisi mana kesamaannya?

  2. AZIZ
    March 18, 2008 at 10:15 pm | #2

    tanggal 12 saya melakukan penarikan di ATM BNI sebesar 550.00 tapi uangnya tidak keluar justru saldo saya yang berkurang, mohon di tindak lanjuti

  3. March 19, 2008 at 9:43 am | #3

    untuk kasus tersebut, yang seharusnya anda lakukan adalah mencatat nomer mesin atm, kemudian telpon hotline atm dan ceritakan kejadian tersebut, biasanya dalam waktu 1-2 hari akan clear, ini pengalaman kami pribadi. Karena setiap mesin atm sudah dilengkapi dengan beberapa safety recorder untuk setiap transaksi.

  4. nia
    March 21, 2008 at 12:08 pm | #4

    apakah rencana jangka pendek bank muamalat dan rencana jangka panjang bank muamalat

  5. nia
    March 21, 2008 at 12:11 pm | #5

    apakah sasaran strategik, dan inisiatif strategik dari bank muamalat

  6. yanti
    July 30, 2008 at 8:26 pm | #6

    Assalamu’alaikum Ustadz…
    Ustadz Saya mau tanya tentsng :
    1.apakah bank konvensional yang mempunyai UUS turut memberikan modal untuk pengelolaan UUS/bank syariah?
    2.Jika iya, mengapa diperbolehkan? bukankah dengan bank konvensional tersebut memberikan modal kepada bank syariah/uus itu menunjukkan bahwa masih adanya dana yang riba tercampur pada dana dibank syariah?
    maaf ya ustadz…dan terima kasih sebelumnya:)

  7. Haendarsah Prijotomo
    November 21, 2008 at 10:23 am | #7

    Assalamu’alaikum ustadz saya mau nanya bolehkah (bagaimana hukumnya) dana zakat yang menurut ketentuan harus diberikan kepada 8 golongan yang berhak menerima akan tetapi dipergunakan sebagai modal kerja (working capital) dengan metode dipinjamkan dengan akad mudharabah (bagi hasil) ? Hal ini dilakukan dalam upaya pemberdayaan umat agar dana tersebut dapat berkembang, tidak cepat habis, dan dari bagi hasil yang diperoleh masih dapat dipergunakan kembali untuk zakat. Terima kasih

  8. daran
    December 15, 2008 at 3:42 pm | #8

    Assalamu’alaikum Ustadz saya mau tanya mengenai pasar uang. apa benar uang sekarang ini dijadikan komoditas dan sebagai alat untuk berspekulasi sehingga terjadi classical dichotomy karena konsep time value of money?lalu mengapa sekarang instrumen tersebut di syariahkan?dan apa benar sedikit banyaknya instrumen ini berperan terhadap pembangunan ekonomi?mohon penjelasannya.Syukron

  9. Lia
    December 29, 2008 at 6:00 pm | #9

    Ass. Saya sering dengar tentang sukuk obligasi syariah. Sy mo tanya, Sukuk obligasi syariah itu apa? bedanya dengan deposito? Apa di muamalat ada? Untuk ikut harus punya dana besar ya? Minimal harus berapa dananya? Klo mo ikut caranya gimana? (Itu juga klo dananya ada He)
    Terima kasih sebelumnya tuk jawabannya. Wass

  10. asri SEBI angkatan 2004 Akuntansi Syariah
    January 21, 2009 at 10:47 am | #10

    Assalamualaikum ust.
    mau tanya ust…
    asri sedang nyusun skripsi,,tp jalur non skripsi. mau ambil tentang ATM….sebaiknya…gmn? tp dilihat juga ttg akuntansinya..kasus yang sederhana j.

  11. asri
    January 21, 2009 at 8:56 pm | #11

    ass. langsung j,,
    saya mw tanya ke praktek langsung.

    ketika kita beli motor dengan kredit. ambil dari dealer, pembayaran via leasing (FIF konv) nah, dari dealer tsb sudah di masukkan ke pihak asuransi. diketahui harga tunai 14 juta,ketika ada klaim (baru 8 bulan kredit, terjadi kehilangan oleh nasabah tersebut). setelah di urus ke asuransi dengan sistim perhitungan yang konvesional,,lalu da komisi di ketahui dengan 10% dari harga tunai motor(untuk pengurusan),.setelah dikurangi mnjd 12,6 jt dari nilai itu dikurangi lagi untuk ke FIF untuk pembayaran sisa bulan, (23 bln cicilan- 8 bln yang sdh di kredit = 15 bln) nah,setelah di setujui klaim nasabh terhadap asuransi. pihak leasing bersikap pa? di ganti barang dengan sepenuhnya+ biaya kreditan dilanjutkan ke bulan 9? atau bikin akad baru? atau dikasih motor tnp Dp tapi di cicilan di ulang. krn motor ni blm hak penuh nasabah.
    mohon komentarnya!!!!!

  12. April 13, 2009 at 11:15 am | #12

    assalamualaikum
    pak saya mau nanya tentang discretionary fund atou kontrak pengelolaan dana,saya pengen tau mengenai sistim dan mekanisme kty hampir sama dengan reksadana dan deposito lalu dimana letak persamaan dan perbedaannya.trimakasih

  13. abuumarfauzan
    April 16, 2009 at 10:48 am | #13

    Pak, saya mau tanya apa benar lembaga-lembaga keuangan yang berlabel syariah benar-benar sudah sesuai dengan ajaran islam ??jazakumullah khairon !

  14. citra
    September 17, 2009 at 9:15 am | #14

    assalamualaikum,,,
    pak,,saya mau tanya apakah orang yg berpuasa diperbolehkan memekai obat tetes mata???? sejauh ni pendapat yg saya terima tu ada yg mmperbolehkan ada yg tdak,, tapi lum ada dalilo yg jelas hanya berupa lasan2 saja yg kduanya sm2 masuk akal,, lalu gmn sbenarnya hukumnya??? klo ada tolong disertakan pula hadistnya,,, trimaksh pak,,,

  15. November 3, 2009 at 9:13 am | #15

    Ass.wr.wb
    pak, saya mau nanya hukum menjual dan membeli kaset bajakan, kemudian tentang penggunaan software bajakan dan upah menginstall dari software bajakan?
    terima kasih
    wass….

  16. walid
    December 2, 2009 at 10:28 am | #16

    Ass.wr.wb

    Ustat saya mau tanya beberapa soalan..
    1. Dasar hukum penerbitan kartu kredit syariah di Indonesia, dalam aspek legal framework dan shariah governance, dan pasal2 apa saja yang terkait?
    2. Apa hukumnya dibawah kontrak kafalah kalau bank meminta ujrah?dasar hukum from the Islamic legal perpective
    3. Apa hubungan hukum antara bank dan pemegang kartu, bank dengan penjual dan pemegang kartu dengan penjual?from the Islamic legal practice (in case of dirham card)

    terima kasih ustat

    wass…

  17. walid
    December 2, 2009 at 10:30 am | #17

    Ass.wr.wb

    Ustat saya mau tanya beberapa soalan..
    1. Dasar hukum penerbitan kartu kredit syariah di Indonesia, dalam aspek legal framework dan shariah governance, dan pasal2 apa saja yang terkait?
    2. Apa hukumnya dibawah kontrak kafalah kalau bank meminta ujrah?dasar hukum from the Islamic legal perpective
    3. Apa hubungan hukum antara bank dan pemegang kartu, bank dengan penjual dan pemegang kartu dengan penjual?from the Islamic legal practice (in case of dirham card)

    terima kasih ustat

    wass…

  18. Chan Jayadi
    January 28, 2010 at 11:34 am | #18

    Assalamu’alaikum wrwb.
    Sebelumnya sy mohon maaf dan ucapkan terimakasih atas kemudahan utk berkonsultasi disini.
    Belum lama ini saya baru akad kredit beli rumah…awal sy menemukan rumah tsb, saya di temanin oleh si A (tadinya sy minta dikasih tau aja alamatnya tp dia maksa untuk mengantar, sy mikirnya alhamdllah ada yg berbaik hati). Disuatu tempat, sy melihat ada iklan rumah dijual kemudian saya telp dan mampir ke rumah tsb…minggu brktnya sy datang lagi ke rumah tsb, negosiasi dan deal harga sljutnya proses KPR. Alhmdllah KPR 86% di setujui dan akad jual beli terjadi.
    Yang jadi pikiran saya skr, tiba2 si A kirim sms mengatakan bahwa sesuai kelaziman didlm islam bahwa ada hak dia 2.5% dari total nominal jual beli di saya. Saya agak kaget krn sblmnya tidak pernah ada perjanjian/kesepakatan, sblmnya sebagai rasa terimakasih saya kpd si A, sy sudah kasih sejumlah uang kpd si A.
    Pertanyaannya…menurut hukum islam, apakah memang ada hak si A yg masih di saya (krn permintaannya tadi atas nama islam, sy jadi agak khawatir..). Kalo memang ada apa dasarnya ??
    Saya coba browsing … yg ketemu komisi yg diberikan oleh Penjual kpd org yg membantu penjualan tsb… Memang pernah dengar kisah dari ust. Yusuf Mansyur, ttg ada org yg memberikan uang 60jt kpd orang yg menunjukkan tanah yg di jual (sy mikirnya angka 60jt tsb sbagi tanda terimakasih..bukan suatu keharusan).
    Sya mohon pencerahan dari ustadz disini..
    sebelumnya sy ucapkan banyak banyak terimakasih & wassalam

  19. Nurhadi
    May 8, 2010 at 9:42 am | #19

    pengasuh yg terhormat,tolong minta penjelasan hukum tentang kredit emas,lalu emas itu kita jual kembali,kalo tidak keberatan beserta dalil naqlinya.terima kasih

  20. sukma
    July 2, 2010 at 10:24 pm | #20

    Assalam.w.w.

    Bapak, saya Mahasiswa Fe Trisakti yg sedang melakukan penelitian di Muamalat, hanya saja data2 yg saya ambil bersifat sekunder.
    Yang ingin saya tanyakan adalah, penerapan GCG untuk Muamalat itu di mulai sejak kapan?
    Karena dari Laporan Tahunan yg saya lihat, Laporan GCG nya baru ada ketika tahun 2007.

    Sedangkan UU yg mengatur mengenai penyertaan Laporan GCG atas semua Bank Umum, ada ketika tahun 2006.

    Terima Kasih sebelumnya.

    Wassalam.w.w

  21. ramadhan
    November 30, 2010 at 11:52 pm | #21

    aslmlkm wr wb
    sy telah membeli kios dgn system murabahah dan sdh lbh 2 thn sy mencicil, lalu sy mendapat info dari temen lain yg jg membeli dgn cara cash ternyata walaupun cash temen tsb tdk mendapatkan sertifikat hak milik yg mestinya sbg bukti kepemilikan yg syah dan bernilai ekonomi. dgn tahu kejadian seperti itu maka sy memutuskan utk menyetop angsuran sy dgn alasan bhw utk apa diteruskan kl ternyata sertifikatnya jg ga ada. dan seteah dikonsultasikan ke dprd setempat bhw mmg aturan perda ttg sertifikat itu tdk ada , artinya dapat dipastikan bhw sertifikat hak milik yg menjadi hak pembeli tdk bs didapatkan. namun dari tindakan sy menghentikan angsuran dan minta pengembalian kios tsb ke penjual ditanggapi dingin oleh bank syariah tempat sy mendapatkan pembiayaan. kl sy simpulkan bhw secara murabahah maka dpt dikatakn bank syariah tsb menjual kios yg sdh jelas tdk ada sertifikatnya. sama halnya ilustrasi jika membeli mobil di dealer tp ternyata tdk ada BPKB nya , jelas sy jg tdk mau. secara prinsip syariah apakah bank tsb telah melanggar aturan , krn secara tertulis menyatakn bhw agunan nya adlh sertifikat yg ternyata pd kenyataannya tdk ada (fiktif) ,dan yg sy heran sekan bank syariah tsb tidak mau tau atas perkara yg terjadi , boleh dikatakan singkatnya : ” anda sdh hutang ke bank syariah ya harus diangsur cicilannya, mslh perkara kami ga mau tau…” ini tafsiran sy atas perlakuan.
    Mohon kiranya petunjuk apa yg hrs sy lakukan?

  22. Muh. Ilyas
    February 10, 2011 at 2:27 am | #22

    saya ingin mendownload mobile banking dihp saya tapi setelah saya buka type hp saya tdk ada (Samsung SGH L-700). Apa yang harus saya lakukan, mohon bantuannya

  23. Linda
    February 22, 2011 at 11:47 am | #23

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya ingin menanyakan beberapa hal :
    1. Apakah pembiayaan KPR pada bank syariah hanya menggunakan akad musyarakah mutanaqhishah?
    2. Jika tidak, adakah pembiayaan KPR selain akad tersebut?apa saja?
    3. Apakah perbedaan dari akad2 tersebut?
    …4. Adakah keuntungan dan kelemahan dari akad2 tsb?

    Mohon masukannya, karena saya tertarik untuk mengambil judul skripsi tentang pembiayaan KPR di Bank Syariah.Terimakasih banyak atas kerjasamanya.Wassalamualaikum wr.wb

  24. March 10, 2011 at 5:33 pm | #24

    Asslm’alaikm wrhmh…
    Ba’da tahmid wa shalawat.
    ust kalau kita ngasih komisi sama org yg membantu kita untuk meng-goal-kan dlm suatu project, tu gmn y ust.?
    Termasuk riswah atau tdk.?
    Jzkmllah khaeran katsiran.
    Wlkmsslm wrhmh…

    • April 25, 2011 at 6:34 am | #25

      Pertama, harus dijelaskan trransaksi pada komisi tersebut akadnya apa, semua akad kalau jelas diawalnya, maka itu dapat dilihat apakah masuk risywah atau komisi yang dibolehkan. Dengan prinsip ‘semuanya boleh dilakukan kecuali ada larangannya’.

  25. dadang
    May 4, 2011 at 12:03 pm | #26

    gimana status bertransaksi di black market? haram kah?

    • May 6, 2011 at 7:07 pm | #27

      Mungkin harus diperjelas dulu pertanyaannya, gimana kasusnya dengan jual beli di black market, karena setiap hukum ada konsiderannya, jadi tidak dapat dijawab secara general. Terima kasih.

  26. Irman
    May 12, 2011 at 3:59 pm | #28

    Assalamualaikum wr.wb
    pak, saya ingin bertanya mengenai Refinancing, apa itu refinancing dan adakah dasar hukum yang mengaturnya..?
    Terimakasih.

    • May 12, 2011 at 4:07 pm | #29

      Waalaikum salam. Refinancinng adalah transaksi pembiayaan yang dilakukan dengan cara melakukan pembiayaan ulang timbal balik. Untuk aturan hukum positif telah diatur dalam undang2, adapun untuk refinancing dalam sistem ekonomi syariah, harus dilihat dulu jenis akadnya, kalau menggunakan jual beli INah atau tawarruq, maka refinancing tersebut tidak dibolehkan oleh syariah.

      MUngkin perlu penjelasan, bisa dilihat dalam beberapa rujukan seperti ;urnal/buku tentang Islamic financial services.

      Wallahu alam.

  27. October 11, 2011 at 11:25 am | #30

    Assalaamu’alaikum Wr Wb

    Mau tanya Ustadz , ana ditanya sama temen , gimana cara membayar zakat perdagangan yang seluruh modalnya dari hutang , tetapi labanya besar. Dan tolong dilengkapi referensi yang lengkap.

    Syukron , wa jazaakumullah Khairan katsiiro

    Wassalamu’alaikum Wr Wb

  28. October 25, 2011 at 8:55 pm | #31

    aslmkm pak…
    boleh tanya pak??
    nama saya della, mahasiswi tingkat akhir, skrg sedang menyusun proposal penelitian.
    saya mengambil topik sukuk, lebih tepatnya menjadikan sukuk sebagai instrumen moneter di indonesia. saya harus mencari data mengenai peran sukuk di malaysia, bahrain, sudan, dan pakistan yang lebih dulu melakukan penerbitan dan mencari dampaknya terhadap fiskal dan moneter di negara2 tersebut. kira-kira gambaran datanya nanti seperti apa ya pak?? mohon bantuannya…

  29. October 25, 2011 at 8:59 pm | #32

    ketinggalan.. terima kasih sebelumnya pak. hehehe

  30. ayah jamil
    January 7, 2012 at 9:09 pm | #33

    asslm..
    jasa keuangan syariah (JKS) koperasi syariah atau BMT mengelola dana dengan sistem syariah.
    1. apa boleh JKS mengelola dana dari bank konvensional? hukumnya gimana?
    2. apa bener hal ini dibolehkan sebab bank syariah juga dapat dana dari bank konvensional?
    terima kasih atas jawabannya.
    wasslm..
    =ayah jamil=

  31. Ardiansyah,ST
    January 22, 2012 at 5:40 am | #34

    Assalaamu’alaikum. wrwb

    Ustadz, saya adalah nasabah KPR di sebuah Bank Syariah Nasional. Pada saat mulai transaksi sampai dengan akad, dan penentuan cicilan, saya merasakan kenyamanan dengan sistem syariah. Dimana pokok pinjaman + margin dijumlahkan dan dibagi sesuai jumlah bulan cicilan.
    Tapi, saat saya melihat rincian distribusi cicilan bulanan, saya agak terkejut karena :
    1- Ternyata bank syariah tsb memisahkan kembali antara pokok+margin.
    2- Saya melihat, komposisinya lebih besar pembayaran margin daripada pokok. selanjutnya komposisi margin terus menurun dan komposisi pokok berlaku sebaliknya. hal ini sama dengan cara bank konvensional.

    Pertanyaan saya :
    1- Apakah mekanisme tsb sesuai syariah?
    2- Bila tidak sesuai syariah, kepada institusi apa di negara ini, saya mengadukan hal tsb.

    Syukron.
    Wassalaamu’alaikum wrwb

    Ardiansyah, ST

  32. nining
    February 22, 2012 at 7:42 am | #35

    assalamualaikum..saya mau nanya, apakah pembiayaan take over kredit dari bank konvensional ke bank syariah BOLEH menggunakan satu akad saja misalnya akad murabahah saja?
    terimakasih

  33. aim
    March 20, 2012 at 8:02 am | #36

    assalamualaikum … saya mau tanya,penerapan GCG di bank muamalat dimulai sejak tahun berapa?terimakasih

  34. March 22, 2012 at 12:21 pm | #37

    assalamualaikum…pak saya mau tanya.saya berniat ambil rumah second dan saya mau kpr kan.gimana caranya?
    dan harga rumahnya kurang lebih 90jt berapa angsuran perbulannya klu ambil 7thn?dan berapa dana tunai yang harus kami siapakan?gaji saya ma suami kurang lebih 7jtan.kira2 di acc gak?? trimakasih,,,,

  35. avis
    April 9, 2012 at 7:46 pm | #38

    assalamualaikum… disini saya mau tanya tentang pinjaman dengan menggunakan BPKB motor sebesar 5jt kira2 kalau diangsur selama 2th berapa tiap bulannya….

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.